Blog pribadi yang berisi artikel hasil karya tulis sendiri bersumber dari beberapa kitab salaf.ditulis untuk berbagi dengan sesama, Semoga selalu diberkahi dan diridloi Allah SWT, Amiin
Selasa, Oktober 28, 2025
Ringkasan Materi Aswaja & Ke-NU-an
Ringkasan materi Aswaja
1. Arti Aswaja menurut Bahasa dan istilah
a. Menuurut bahasa
1. Ahlu berarti keluarga
2. Assunnahy aitu segala yang bersumber dari Nabi SAW baik berupa ucapana ( Qouliyah ), Perbuatan ( Fi’liyah ) ataupaun penetapan ( Taqririyah )
3. Al-Jama’ah yaitu golongan besar ( Para Sahabat )
b. Menurut istilah : Golongan yang mengikuti ajaran Rosulullah SAW dan Para Sahabat
Sahabat Adalah : Orang yang pernah melihat Rosulullah SAW Ketika Beliau masih hidup dan orang tersebut beriman ( Mengimani apa yang dibawa oleh Rosulillah SAW )
2. Awal adanya istilah Aswaja : ada sejak zaman Rosulullah SAW masih hidup
3. Pelopor faham Aswaja : Abu Hasan Al-Asy’ari murid dari Imam Al-Juba’I yang berfaham Mu’tazilah
4. Ciri faham Aswaja
a. Dalam masalah Aqidah ( Tauhid ) mengikuti : Imam Asy’ari ( Abu Hasan Al-As’ari ) dan Imam Maturidy ( Abu Mansur Al-maturidy )
b. Dalam masalah fiqih ( Syariat ) mengikuti salah satu Madzhab empat yakni: Hanafi, Maliki, Syafi’I dan Hanbali
c. Dalam masalah Akhlak Tasawuf mengikuti : Syaikh Abo Qosim Al-Junaidy, Imam Al-Ghozali, Jalaluddin Ar-Rumi dll
5. Awal munculnya firqoh ( golongan ) dalam Islam : terjadinya perang shiffin antara Sahabat Ali Bin Abu Tholib dan Muawiyah, dan terjadi perselisihan saat tahkim.
6. Jumlah Firqoh dalam Islam sebagaimana sabda Nbi Muhammad SAW
a. Umat yahudi terpecah menjadi 71 golongan
b. Umat Nasrani terpecah menjadi 72 Golongan
c. Umat Islam terpecah menjadi 73 golongan dan semuanya akan hancur kecuali satu yaitu Ahlussunnah wal jama’ah
7. Macam-macam firqoh dalam Islam antara lain :
a. Aswaja ( Ahlussunnah wal Jama’ah )
b. Mu’tazilah : golongan yang mengedepankan logika
c. Syi’ah : golongan yang sangat setia dan fanatic kepada Sayyidina Ali bin Abu Tholib
d. Khowarij : Golongan yang keluar dari pasukan Ali bin Abu Tholib Ketika terjadinya perang shiffin
e. Murji’ah : golongan khowarij yang Kembali lagi setia ( masuk ) dalam pasukan Ali bin Abu Tholib
f. Qodariyah : Golongan yang meyakini bahwa manusia itu mempunyai kekuatan untuk mengatur hidupnya sendiri tanpa campur tangan dari Allah SWT
g. Jabbariyah : Golongan yang meyakini bahwa manusia itu tidak punya kekuatan sama sekali dan semuanya Adalah terserah Allah SWT
h. dll
Ringkasan Materi ke-NU-an
1. Nu berdiri pada tanggal : 16 Rajab 1344 H bertepatan dengan 31 Januari 1926 di Surabaya
2. Pendiri NU : KH. Hasyim Asy’ari dari Jombang
3. Pemberi nama NU : KH> Mas Alwi Abdul Aziz dari Surabaya
4. Pencipta lambing NU : KH. Ridlwan Abdullah dari Surabaya
5. Makna lambing NU
a. Warna dasar hijau berarti kedamaian dan kemkmuran
b. Bola dunia berarti menunjukkan asal usul manusia Adalah dari bumi
c. Bintang besar paling atas melambangkan Rosulullah SAW
d. Empat Bintang kecil yang berada di atas melambangkan empat Sahabat Besar yaiku : Abu Bakar Ash-Shiddik, Uman bin Khotob, Usman bin Affan dan Ali bin Abi Tholib
e. Empat Bintang kecil di bawah melambangkan empat madzhab yang dianut oleh NU
f. Du simpul tali melambangkan keseimbangan antara dunia dan akherat
g. Untaian tali berjumlah 99 melambangkan Asmaul Husna
h. Peta Indonesia melambangkan berdirinya NU di nonesia
i. Kaligrafi berbunyi Nahdlatul Ulama’ dengan huruf Dlot yang melewati gambar bumi melambangkan bermacam-macamnya model warga NU
j. Tulisan NU di bawah sebagai simbul nama organisasi
6. Banom ( Badan Otonom )
a. IPNU : beranggotakan pelajar putra
b. IPPNU : beranggotakan pelajar putri
c. Anshor : beranggotakan para Pemuda NU antara usia 30 saampai 40
d. Fatayat : beranggotakan para Pemudi NU antara usia 30 saampai 40
e. Muslimat NU : beranggotakan Ibu-ibu antara usia 40 sampai tak terbatas
f. NU : beranggotakan Bapak bapak antara usia 40 sampai tak terbatas
7. Lembaga dalam NU
a. LP Ma’arif mengurusi bidang Pendidikan
b. LDNU : mengurusi bidang dakwah
c. LBMNU : bidang pembahasan hukum
d. LTMNU : takmir masjid
e. Mabarot : mengurusi bidang sosial
f. LAZISNU : Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah
g. dll
8. Tinkat kepengurusan dalam NU
a. PBNU : di Tingkat Pusat ada di Jakarta ( Ibu kota Negara )
b. PWNU : Tingkat wilayah ada di Ibu kota Propinsi
c. PCNU : di Tingkat Cabang ada di Kabupaten atau Kota madya
d. PCINU : di luar negeri
e. MWC : Majlis Wakil cabang ada di kecamatan
f. PAC : Anak cabang ada di kecamatan untuk IPNU/IPPNU dan Anshor/Fatayat
g. Ranting : ada di Tingkat Desa
9. Struktur kepengurusan dalam NU
a. Mustasyar : penasehat, ada di semua Tingkat kepengurusan selain Ranting
b. Surya : penentu Kebijakan
Terdiri dari : Rois, Wakil Rois, Katib, Wakil Katib dan beberapa A’wan
c. Tanfidziyah : Pelaksana kebijakan
Terdiri dari : Ketua, Wakil ketua, Sekertaris, wakil sekertaris, Bendahara dan wakil Bendahara
10. Musyawarah dalam NU
a. Muktamar : Musyawarah Tingkat Pusat diadakan lima tahun sekali dengan agenda utama memilih ketua PBNU
b. Konferwil : Konferensi wilayah diadakan lima tahun sekali dengan agendautama memilih ketua PWNU
c. Konfercab : Konferensi Cabang diadakan lima tahun sekali dengan agenda utama memilih ketua PCNU
d. Konferensi : tingkat kecamatan diadakan lima tahun sekali dengan agenda utama memilih ketua MWC atau ketua PAC
e. Musyran : Musyawarah Rantingm agenda memilih ketua Ranting NU
11. Amaliyah2 NU antara lain : Tahlilan, pembacaan Maulid, pembacaan manakib dll
12. Nama-nama ketua PBNU
Periode pertama : Rois Akbar KH Hasyim Asyari dan ketua Umum KH. Hasan Gipo
Periode sekarang : Rois Suriyah KH. Miftahul Akhyar dan Ketua Umum KH. Yahya Cholil Staquf
Mabadi Khaira Ummah adalah lima prinsip dasar untuk membentuk "umat terbaik" atau masyarakat ideal, yang dicetuskan oleh Nahdlatul Ulama (NU)
Pencetus : KH. Mahfudz Shidik
Rincian prinsip-prinsip Mabadi Khaira Ummah:
• As-Shidqu: Sikap jujur, sungguh-sungguh, dan terbuka dalam setiap perkataan dan tindakan.
• Al-Amanah wal Wafa bil Ahdi: Dapat dipercaya, memegang teguh janji, dan memiliki kedisiplinan yang tinggi.
• Al-Adalah: Bersikap adil kepada semua orang dan melihat segala sesuatu dengan objektif.
• At-Ta’awun: Memiliki kepekaan sosial yang tinggi dan suka menolong satu sama lain demi kebaikan bersama.
• Al-Istiqamah: Konsisten dalam menjalankan prinsip kebaikan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam ajaran agama.
Prinsip kemasyarakatan NU mencakup empat pilar utama: tawasut dan i'tidal (moderat dan adil), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang dalam berkhidmat), dan amar ma'ruf nahi munkar (mengajak pada kebaikan dan mencegah keburukan). Prinsip-prinsip ini membentuk dasar sikap dan tindakan warga NU dalam bermasyarakat, dengan menekankan keseimbangan, keadilan, toleransi, dan upaya menciptakan masyarakat yang lebih baik.
• Tawasut dan I'tidal:
Bersikap moderat (pertengahan) dan adil. Ini berarti tidak ekstrem kanan maupun kiri, bersikap netral, dan berpihak pada kebenaran.
• Tasamuh:
Berlapang dada dan menghargai perbedaan. Ini mencakup toleransi terhadap perbedaan pandangan dalam hal agama (terutama yang bersifat furu') maupun kemasyarakatan.
• Tawazun:
Seimbang dalam berkhidmat. Ini berarti menyeimbangkan antara ibadah kepada Allah SWT, hubungan dengan sesama manusia, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
• Amar Ma'ruf Nahi Munkar:
Mengajak pada kebaikan dan mencegah kemunkaran. Gerakan ini dilakukan dengan cara yang bijaksana dan persuasif, bukan dengan menghukum atau memaksakan kehendak.
Selain keempat prinsip tersebut, NU juga mendasarkan interaksi sosialnya pada trilogi ukhuwah (persaudaraan), yaitu:
• Ukhuwah Islamiyah: Persaudaraan sesama muslim karena kesamaan akidah.
• Ukhuwah Wathaniyah: Persaudaraan sebangsa dan setanah air.
• Ukhuwah Basyariyah: Persaudaraan kemanusiaan secara universal.
Ketua PBNU terlama adalah KH Idham Chalid yang menjabat selama 28 tahun, dari tahun 1956 hingga 1984. Selama masa jabatannya, ia mendampingi beberapa Rais 'Aam, yaitu KH Abdul Wahab Hasbullah, KH Bisri Syansuri, dan KH Ali Maksum.
• Masa Jabatan: 1956–1984 (28 tahun)
• Posisi: Ketua Umum PBNU (Ketua Tanfidziyah)
• Dikenal Juga Sebagai: Tokoh bangsa dan deklarator Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
• Pernah menjabat sebagai Ketua DPR dan MPR
Kamis, Maret 16, 2023
Rahasia dan keteladanan di Balik Kisah Isro’ dan Mi’roj
Isro’ merupakan perjalanan Rosulullah SAW dari Masjidil Haram yang ada di Kota Makkah menuju Masjidil Aqsha yang ada di Palestina, sedangkan Mi’raj merupakan perjanan Rosulullah SAW dari Masjidil Aqsha yang ada di Palestina menuju Sidrotul Muntaha hingga ke Mustawa yang berada di atas langit yang ke tujuh.
Dari dulu sampai kini peristiw Isra’ Mi’roj tetap mengundang banyak misteri karena banyaknya rahasia yang ada dalam peristiwa tersebut, dari sekian banyaknya rahasia penulis ingin menyampaikan beberapa rahasia yang bisa kita teladani dari terjadinya peristiwa Isro’ dan Mi’roj yang dialami Oleh Rosulullah SAW antara lain:
1. Adanya praktek teknologi tingkat tinggi yang sangat luar biasa
2. Adanya Pengaruh amal perbuatan manusia di dunia terhadap orang tua yang ada di alam kubur
3. Adanya praktek sopan santun yang ditunjukkan oleh Rosulullah SAW
Lalu dari mana kita bisa mendapatkan ke tiga rahasia dalam peristiwa Isro’ dan Mi’roj yang dialami oleh Rosulullah SAW?
Adanya Praktek teknologi tingkat tinggi yang terjadi dalam peristiw Isro’ Mi’roj bisa kita lihat dari waktu tempuh yang dialami oleh Rosulullah SAW dan terjadinya pertemuan antara Rosulullah SAW dengan Para Nabi terdahulu saat Rosulullah SAW berada di Masjidil Aqsha Palestina.
Waktu yang dibutuhkan oleh Rosulullah SAW untuk melakukan Perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha hingga naik ke luar angkasa hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari satu malam, padahal dalam perjalanan normal waktu untuk perjalanan dari Makkah ke Palestina ketika itu membutuhkan waktu kurang lebih satu Bulan,
Untuk bisa naik ke luar angkasa seperti yang dilakukan oleh peaswat Apollo 11 milik lembaga antariksa Amerika serikat yaitu NASA yang berhasil mendaratlan tiga astronotnya ke Bulan yaitu: Neil Amstrong, Edwin Aldrin dan Michael Collins membutuhkan waktu berhari-hari, ini menunjukkan bahwa ketika Perjalanan Isro’ dan Mi’roj Rosulullah SAW menggunakan kendaraan yang super canggih yaitu Buroq yang kecepatannya melebihi kecepatan cahaya.
Ketika berada di Baitul Maqdis Palestina Rosulullah SAW melakukan pertemuan dengan Para Nabi dan Malaikat yang berjumlah ribuan bahkan mungkin berjumlah jutaan, menurut sebagian Ulama; dalam pertemuan tersebut Rosulullah SAW berada di dalam Masjidil Aqsha sedangkan Para Nabi dan Malaikat sebagian berada di dalam Masjidil Aqsha dan sebagian yang lai tetap berada di alam mereka masing-masing tetapi bisa saling memandang dengan Rosulullah SAW.
Kalau kita amati maka ini ,merupakan praktek dari teknologi teleconference yaitu pertemuan jarak jauh dengan menggunakan aplikasi semacam zoom atau googlemeet dan sejenisnya di zaman sekarang ini, tapi yang dialami oleh Rosulullah SAW jauh lebih canggih karena peserta teleconference yang dialami oleh Rosulullah SAW berjumlah ribuan bahkan jutaan sedangkan aplikasi zoom ataupun googlemeet ataupun sejenisnya jumlah pesertanya hanya sangat terbatas.
Adanya pengaruh amal perbuatan manusia di dunia terhadap orang tua yang ada di alam kubr’bisa kita teladani dari terjadinya pertemuan antara Rosulullah SAW dengan Nabi Adam AS di langit yang pertama.
Saat naik ke langit pertama Rosulullah SAW bertemu dengan Bapak seluruh manusia ( Abul Basyar ) yaitu Nabi Adam AS, Rosulullah SAW menyaksikan Nabi Adam AS yang terkadang tersenyum dan terkadang menangis,
Saat Nabi Adam AS menoleh ke kanan maka dia akan tersenyum karena di sebelah kanan Beliau ada gumpalan hitam yang merupakan kumpulan ruh dari anak cucunya yang beriman yang berbuat kebaikan dan ruh tersebut sedang dikirim menuju pintu sorga
Sedangkan saat menoleh ke kiri maka Nabi Adam AS akan menangis karena di sebelah kiri Beliau ada gumpalan hitam yang merupakan kumpulan ruh anak cucunya yang kafir dan ahli maksiat yang sedang dikirim menhuju pintu neraka
Dari kisah tersebut bisa kita simpulkan bahwa amal perbuatan manusia di dunia itu bisa berpengaruh kepada orang tua yang ada di alam kubur karena amal perbuatan kita di dunia ditampakkan kepada ke-dua orang tua kita yang ada di alam kubur dan bisa membuat mereka bersedih ataupun bahagia.
Adanya praktek tata krama yang ditunjukkan oleh Rosulullah SAW bisa kita teladani dari pertemuan Rosulullah SAW dengan beberapa Nabi dan Malaikat di langit, mulai dari langit pertama sampai langit yang ke tujuh dan didapatkannya keringanan melakukan sholat lima puluh waktu menjadi lima waktu..
Saat naik ke langit pertama Rosulullah SAW bertemu dengan beberapa Nabi yaitu :
1. Di langit pertama Rosulullah SAW bertemu dengan Nabi Adam AS,
2. Di langit ke-dua Rosulullah SAW bertemu dengan Nabi Yahya As dan Nabi Isa AS
3. Di langi ke-tiga Rosulullah SAW bertemu dengan Nabi Yusuf AS
4. Di langit ke-empat Rosulullah Saw bertemu dengan Nabi Idris AS
5. Di langit ke lima Rosulullah SAW bertemu dengan Nabi Harun AS
6. Di langit ke-enam Rosulullah SAW bertemu dengan Nabi Musa AS
7. Di langit ke-tujuh Rosulullah SAW bertemu dengan Nabi Ibrahim AS
Dalam setiap pertemuan tersebut Rosulullah SAW selalu mengawali dalam mengucapkan salam, lalu Nabi yang ditemui oleh Rosulullah SAW menjawab ucapan salam tersebut dan mendoakan kebaikan untuk Rosulullah SAW
Kisah ini memberi teladan kepada kita bahwa bila kita bertemu seseorang maka kita harus berusaha untuk mengawali dalam mengucapkan salam dan orang yang paling baik adalah orang yang lebih dahulu dalam mengucapkan salam saat bertemu tanpa memandang usia ataupun kedudukan.
Ketika menerima perintah dari Allah SWT berupa kewajiban untuk melaksanakan sholat lima puluh waktu selama sehari semalam Rosulullah SAW-pun langsung menerimanya tanpa banyak bertanya, tapi ketika Rosulullah SAW bertemu dengan Nabi Musa AS Beliau mendapatkan saran dari Nabi Musa AS agar memohon keringanan dari Allah SWT, dan Rosulullah SAW pun menuruti saran dari Nabi Musa AS untuk memohon keringanan kepada Allah SWT sehingga sholat yang semula lima puluh waktu dikurangi lima waktu berulang-ulang sehingga tinggal lima waktu.
Dari kisah ini kita tahu bahwa nasehat orang tua itu penting sekali bagi kita karena orang tua itu lebih berpengalaman, di alam dunia tentu Nabi Musa AS terlahir lebih dahulu dari pada Rosulullah SAW dan Rosulullah SAW-pun menuruti saran dari Nabi Musa AS untuk memohon keringanan, bayangkan seandainya Rosulullah SAW tidak menuruti saran dari Nabi Musa AS untuk memohon keringanan maka kita berkewajiban menjalankan sholat lima puluh waktu sehari semalam.
Demikianlah sedikit rahasia keteladanan dalam kisah Isro’ Mi’roj yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat untuk semuanya,Amiin
Terima Kasih
Jumat, Maret 10, 2023
Khutbah Sholat Id- II
Khutbah Sholat Id- II
ألله أكبر ألله أكبر ألله أكبر ألله أكبر ألله أكبر ألله أكبر ألله أكبر
ألله أكبر الله أكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحان الله بكرة وأصيلا لااله الاالله والله أكبر ألله أكبر ولله الحمد
ألحمدلله الذي أكمل للعباد دينه . والذي وفق أهل طاعته للعمل بمايرضاه وحقق على أهل معصيته على ما قدر عليهم وقضاه.
أشهد أن لااله الا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده و رسو له
اللهم صل على سيدنا محمد خا تم النبوة والرسالة وعلى اله وأصحا به ومن تبع هداه الى يوم القيامة
أما بعد : فيا أيها ألناس اتقواالله . ان الله أمركم بأمر بدأ فيه بنفسه وثنى بملائكته لقدسه وأيه بالمؤمنين من عبا ده فقال تعالى : ان الله وملائكته يصلون على النبي يا ايها الذين أمنوا صلواعليه وسلموا تسليما . أللهم صل على سيدنا محمد وعلى ملائكتك المقربين وأنبيائك والمرسلين وأهل طاعتك أجمعين واجعلنا منهم برحمتك ياأرحم الراحمين.
أللهم اغفر للمؤمنين والمؤمنات والمسلمين والمسلمات الاحياء منهم والأموات. انك سميع قريب مجيب الدعوات. أللهم اجعل جميع أهلنا وقرابتنا وجميع اصحابنا واهل قريتنا قرة أعين واجعلنا للمتقين اماما. واغفر لنا وجميع أهلنا ولاخواننا الذين سبقوانابالايمان ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين أمنوا ربنا انك رؤوفرحيم.الهم تقبل منا وصلاتنا وجميع عباداتنا ولاتضرب بها وجوهنا يااله العلمين وياخير الناصرين برحمتك ياأرحم الراحمين
ربنا أتنا في الدنيا حسنة وفي الأخرة حسنة وقنا عذاب النار.
عبا دالله انالله يأمركم بالعدل والاحسان وايتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون فاذكرواألله العظيم يذكركم واسألواه من فضله يعطكم واشكروه على نعمه يزدكم ولذكر الله أكبر.
Makna Upacara Bendera
Mengingat dan Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan
( Makna Upacara Bendera )
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله الذي أنعم علينا بجميع النعم من الاسقلال والايمان والاسلام وأمر علينا أن نذكرها ونشكرها بالاعمال الخيرات لننال السلام
أشهد أن لااله الا الله وحده لاشريك له اله يذكره جميع الخلق في أي حال وفي اي مكان ومقام
وأشهد أن سيدنا محمدا عبده ورسوله يصي عليه جميع النبات والجان والأجسام
اللهم صل وسلم على سيدان محمد ذوي الري ولواء الحمد في جميع الأيام وعلى أله وأصحابه ومن تبعهم بتسوية الصفوف في الصلاة كالتسوية في القتال الى أخر الأيام . أمابعد
فيا أيهاالمسلمون الحاضرون في أحسن المقام أوصيكم ونفسي بتقوالله بذكر النعم وشكره لنيل السلام واعلمو أن الله تعالى يقول في كتابه الكرم أعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم • صدق الله العظيم
Hadirin Jama’ah Sholat Jum’ah yang dimuliakan oleh Allah سبحانه وتعالى
Hari ini Jum’at Wage 05 Dzul Hijjah adalah hari yang sangat bersejarah bagi Bangsa Indonesia karena tepat tujuh puluh tiga tahun yang lalu tepatnya pada hari Jum’at Legi tanggal 17 Agustus 1945 rakyat Indonesia mendapatkan rahmat yang luar biasa dari Allah سبحانه وتعالى yaitu berupa kemerdekaan, memang harus diakui bahwa Kemerdekaan adalah merupakan rahmat dari Allah سبحانه وتعالى dan itu diskui secara tegas oleh Bangsa Indonesia sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke-3 yang berbunyi :
Atas berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka Rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.
Hadirin Jama’ah Sholat Jum’at yang dimuliakan oleh Allah سبحانه وتعالى
Kemerdekaan merupakan Kenikmatan terbesar yang diberikan oleh Allah سبحانه وتعالى kepada bangsa Indonesia yang harus diingat dan disyukuri. Namun kita mungkin bertanaya-tanya mengapa kemerdekaan itu merupakan kenikmatan tertringgi bagi bangsa Indonesia ? padahal nikmat tertinggi sebenarnya adalah nikmat Iman dan Islam.
Hadirin Jama’ah Sholat Jum’ah yang dimuliakan oleh Allah سبحانه وتعالى
Kemerdekaan merupakan kenikmatan tertinggi bagi Bangsa Indonesia karena tanpa adanya kemerdekaan maka bangsa Indonesia tidak akan bisa membangun negerinya, tidak akan bisa beribadah sesuai dengan keyakinannya masing-masing bahkan untuk istirahat, tidur dan makanpun tidak akan bisa dilakukan dengan tenang dan untuk menjadi Orang berimanpun kita juga akan mengalami kesulitan bila kita masih dalam belenggu penjajah. karena itulah maka kemerdekaan itu menjadi kenikmatan tertinggi bagi Bangsa Indonesia Secara Umum.
Hadirin Jama’ah Sholat Jum’ah yang dimuliakan oleh Allah سبحانه وتعالى
Bila kita sudah tahu bahwa kemerdekaan adalah merupakan kenikmatan tertinggi bagi Bangsa Ini maka sudah selayaknya kiya mengingat dan mensyukuri kenikmatan kemerdekaan ini karena Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam Al-qur’an Surat Ibrahim ayat : 6 dan 7
•
6. Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia menyelamatkan kamu dari (Fir'aun dan) pengikut-pengikutnya, mereka menyiksa kamu dengan siksa yang pedih, mereka menyembelih anak-anak laki-lakimu, membiarkan hidup anak-anak perempuanmu; dan pada yang demikian itu ada cobaan yang besar dari Tuhanmu".
7. Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".
Bila kita mensyukuri nikmat kemerdekaan maka Allah سبحانه وتعالى akan menambah kenikmatan kita sedangkan bila kita mengkufuri nikmat kemerdekaan ini maka ketahuilah bahwa adzab Allah سبحانه وتعالى itu sungguh sangat dahsyat, kemudian apa yang bisa kita lakukan untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan ?
Hadirin Jama’ah Sholat Jum’ah yang dimuliakan oleh Allah سبحانه وتعالى
Yang bisa kita lakukan untuk mengingat mensyukuri nikmat kemerdekaan adalah dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif khususnya saat kita memperingati hari kemerdekaan setiap tanggal 17 Agustus dan salah satu kegiatan Positif untuk mengingat dan mensyukuri kemerdekaan adalah dengan melaksanakan Upacara bendera,
Hadirin Jama’ah Sholat Jum’ah yang dimuliakan oleh Allah سبحانه وتعالى
Mengapa upacara bendera itu saya katakan sebagai kegiatan Positif ?
karena di dalam kegiatan upacara terdapat hal-hal positif yang bernilai Islami antara lain :
a. Berdo’a untuk Para Pejuang saat mengheningkan cipta.
Sudah selayaknya kita mendo’akan para Pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga mereka untuk negeri ini Allah berfirman dalam Surat Al-Hasyar ayat : 10
•
10. Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa: "Ya Rabb Kami, beri ampunlah Kami dan saudara-saudara Kami yang telah beriman lebih dulu dari Kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati Kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb Kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang."
b. Mengibarkan bendera yang menjadi Lambang Negara Kita,
Bendera harus kita jaga dan juga kita pertahankan sebagimana kisah Ja’far Ath-Thoyyar yang rela mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan bendera Islam ketika Perang
c. Penghormatan bendera, agar kita ingat akan detik-detik pengibaran bendera dan bisa mensyukuri terjadinya pengibaran benderadan bendera merupakan salah lambang rahmat dan kenikmatan yang luar biasa dari Allah سبحانه وتعالى yang juga harus kita hormati. Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqoroh ayat : 34
34. Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada Para Malaikat: "Sujudlah[36] kamu kepada Adam," Maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia Termasuk golongan orang-orang yang kafir.
[36] Sujud di sini berarti menghormati dan memuliakan Adam, bukanlah berarti sujud memperhambakan diri, karena sujud memperhambakan diri itu hanyalah semata-mata kepada Allah.
d. Baris Berbaris, mencontoh Rosulullah صلى الله عليه وسلم
Sebagaimana diceritakan dalam kitab Taurat bahwa Umat Rosulullah ketika berbaris dalam sholat itu seperti berbaris dalam perang.
يصفون في الصلاة كصفوفهم في القتال
Dalam Ilmu Bayan dijelaskan bahwa huruf kaf adalah termasuk adatut tasybih, sehingga
Sholat : Musyabbah Barisan dalam Perang : Musyabbah Kerapian : WajhusySabah
Hadirin Jama’ah Sholat Jum’ah yang dimuliakan oleh Allah سبحانه وتعالى
Demikianlah khutbah yang bisa saya smpaikan semoga ada guna dan manfaat khususnya untuk diri kami pribadi, Amiin
بارك اللّٰه لي ولكم ولسائرالمسلمين ونفعني بما فيه من الايت والذكر الحكيم وتقبل مني ومنكم تلاوته انه هو السميع العليم وقل رب اغفر وارحم وأنت أرحم الراحمين
Khutbah II
ألحمدلله الذي حمدا كثيرا كما أمر .أشهد أن لااله الا الله وحده لا شريك له ارغاما لمن جحد به وكفر وأشهد أن سيدنا محمدا عبده و رسو له سيد الخلائق والبشر اللهم صل على سيدنا محمد المختار وعلى اله الأطهار وأصحا به الأخيار ومن تبع هداهم الى يوم الحشر أما بعد :
فيا أيها ألناس اتقواالله . ان الله أمركم بأمر بدأ فيه بنفسه وثنى بملائكته لقدسه وأيه بالمؤمنين من عبا ده
فقال تعالى : ان الله وملائكته يصلون على النبي يا ايها الذين أمنوا صلواعليه وسلموا تسليما .
أللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى ملائكتك المقربين وأنبيائك والمرسلين وأهل طاعتك أجمعين واجعلنا منهم برحمتك ياأرحم الراحمين.
أللهم اغفر للمؤمنين والمؤمنات والمسلمين والمسلمات الاحياء منهم والأموات. انك سميع قريب مجيب الدعوات. أللهم اجعل جميع أهلنا وقرابتنا وجميع اصحابنا واهل قريتنا قرة أعين واجعلنا للمتقين اماما. واغفر لنا وجميع أهلنا ولاخواننا الذين سبقوانابالايمان ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين أمنوا ربنا انك رؤوفرحيم. ربنا أتنا في الدنيا حسنة وفي الأخرة حسنة وقنا عذاب النار.
عبا دالله انالله يأمركم بالعدل والاحسان وايتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون فاذكرواألله العظيم يذكركم واسألواه من فضله يعطكم واشكروه على نعمه يزدكم ولذكر الله أكبر.
Kamis, Maret 09, 2023
Tujuan Puasa Romadlon
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله الذي جعل شهررمضان سيد الشهور وفرض علينا بالصيام فيها لنكون من المتقين في جميع الليل والنهار وجعل ثلثها رحمة وثلثها مغفرة وثلثها عتقا من النار
اشهد ان لااله الاالله الواحد القهار الغفار لجميع الذنوب بالتوبة والاستغفار
وأشهد أن محمداعبده ورسوله المختار صاحب لواء الحمد في المحشر
اللهم صل وسلم على المصطفى المختار صاحب الشفاعات بفصل القضاء وادخال الناس الى الجنة واخراجهم من النار وعلى أله الاطهار وأصحابه الاخيار ومن تبعهم الى يوم الأظهر
أمابعد: فياأيها المسلمون أوصيكم ونفسي بتقوى الله باجتناب المعاصي واعمال الخيرات الخيار واعلموا أننا كنا في أخر الثلث الثنني من الشهر المبارك المختارالذي يملئ بالرحمة والمغفرة من الغفورالغفارولايفرح بانتهائهاالا الفجار ولايحزن بانتهائهاالاالأبرار
فقد قال الله تعالى في كتابه الكريم أعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم ياأيها الذين أمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون. صدق الله العظيم صدق الله العظيم
Hadirin Jama’ah Sholat Jum’at yang dimuliakan oleh Allah SWT
Sebelum saya menyampaikan khutbah di hari yang mulia ini, terlebih dahulu sya berwasiat kepada hadirin dan juga kepada diri saya pribadi, marilah kita senantiasa meningkatkan kwalitas taqwa kita kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya,s ebab hanya dengan taqwa-lah kita akan mendapatkan keselamatan besuk di akherat.
Hadirin Jama’ah Sholat Jum’at yang dimuliakan oleh Allah SWT
Sebentar lagi Bulan Romadlon akan meninggalkan kita, itu berarti Pesta Ibadah, pesta pahala akan segera berakhir,semua Malaikat menangis karena akan berakhirnya Bulan Romadlon sementara kita mungkin merasa bahagia karena kewajiban Puasa akan segera kita selesaikan
Hadirin Jama’ah Sholat Jum’at yang dimuliakan oleh Allah SWT
Bahagia ataupun tidak tentu itu adalah karena kwalitas keimanan dan ketaqwaan yang dimiliki oleh masing-masing makhluk begitu pula kita sebagai manusia, apakah kita bahagia ataukah sedih dengan berakhirnya Bulan Romadlon itupun berdasarkan kwalitas ketaqwaan yang kita miliki dan itu pulalah tujuan diwajibkannya puasa bagi kita yaitu agar kita menjadi hamba yang bertaqwa sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al-baqoroh ayat : 183
ياأيها الذين أمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون.
183. Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,
Hadirin Jama’ah Sholat Jum’at yang dimuliakan oleh Allah SWT
Kemudian, apakah kita sudah menjadi pribadi yang taqwa ataukah belum setelah kita menjalankan puasa Romadlon ? tentunya kita sendiri yang tahu, dan untuk mengetauhinya maka kita harus tahu tanda-tanda orang taqwa seperti yang diterangkan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqoroh ayat 2 dan 3 yang berbunyi :
3. (yaitu) mereka yang beriman[13] kepada yang ghaib[14], yang mendirikan shalat[15], dan menafkahkan sebahagian rezki[16] yang Kami anugerahkan kepada mereka.
4. Dan mereka yang beriman kepada kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-Kitab yang telah diturunkan sebelummu[17], serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat[18].
Dari ayat tersebut bis diambil pelajaran bahwa : ada enam tanda orang bertaqwa yaitu :
1. Percaya kepada yang Ghoib
Masudnya adalah : percaya tentang adanya perara-perara yang tida bisa dilihat dengan mata kepala
2. Mendirikan Sholat
Minial mendirikan Sholat lima waktu
3. Meninfakkan Harta
Mebelanjakan hartanya untuk kebaikan seperti : Zakat
4. Percaya Kepada Al-Qur’an
Percaya kepada apa yang terkandung dalam Al-Qur’an seperti : perintah Puasa
5. Percaya kepada kItab-kitab yang diturunkan sebelum Al-Qur’an
6. Meyakini akan adanya kehidupan Akherat
Hadirin jama’ah Sholat Jum’ay yang dimuliakan Allah SWT
Mungkin lima hal di atas sekarang ada pada diri kita semua krena sekarang memang Bulan Romadlon tapi apakah bisa kita mempertahankan ke-lima hala tersebut setelah keluar dari Bulan Romadlon ? bila kita bisa mempertahankan ke-limanya berarti kita telah berhasil dalam menjalankan Puasa selama Bulan Romadlon, sebalinya bila setelah Romadlon kita tidak bisa mempertahankan ke-lima hal di atas maka kemungkinan puasa kita selama Bulan Romadlon adalah sia-sia, sebagaiman sabda Rosulullah SAW.
كم من صائم ليس له من صيامه الاالجوع والعطس
Artinya : banyak orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apapun dari puasanya kecuali lapar dan dahaga
Hadirin jama’ah Sholat Jum’ay yang dimuliakan Allah SWT
Demikianlah khutbah yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat untuk semuanya khususnya untuk diri saya pribadi, Amiin.
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم ياأيها الذين أمنوااتقواالله ولتنظر نفس ماقدمت لغد واتقواالله ان الله خبير بما تعملون صدق الله العظيم
بارك الله لي ولكم في القرأن العظىم ونفعني وايا كم بما فيه من الأيات والذكر الحكيم وقل رب اغفر وارحم وأنت أرحم الراحمين
Selasa, Maret 07, 2023
Amalan-Amalan Seputar Hari raya Idul Adha
Kajian Islam Aswaja
Khutbah Idul Adha
( Amalan-Amalan Seputar Hari raya Idul Adha )
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
ألله أكبر ألله أكبر ألله أكبر ألله أكبر ألله أكبر ألله أكبر ألله أكبر ألله أكبر ألله أكبر
الله أكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحان الله بكرة وأصيلا لااله الاالله والله أكبر ألله أكبر ولله الحمد
الحمد لله الذي جعل يوم عيد الأضحى يوما مخصوصا بأنواع العبادات من الأضحية والصلاة والقربات للتشكر بجميع النعمات.
أشهد أن لااله الاالله وحده لاشريك له اله يكبره جميع الخلق من المشرق والمغرب بالتكبير والتهليل والتهليل والتسبيحات.
وأشهد أن محمدا عبده ورسوله الذي أعطاه الله تعالى الكوثر ويأمره بالنحر والصلات
أللهم صل وسلمعلى سيدنا محمد عليه الصلاة والسلام صاحب الحوض الأكبر عند حشر المخلوقات وعلى أله وأصحابه ومن تبعهم باحسان الى يوم يوفى جميع النعمات . أما بعد
فيا أيها المسلمون الكرام الحاضرون في جماعة صلاة عيد الأضحى أوصيكم ونفسي بتقوى الله لننال أعلى المقامات.
وقال الله تعالى في كتابه الكريم أعوذبالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم
صدق الله العظيم
Hadirin Jama’ah Sholat Idul Adha yang dimuliakan Allah سبحانه وتعالى
Hari ini merupakan salah satu hari yang istimewa bagi Umat Islam, yaitu Hari raya Idul Adha atau Hari raya Qurban.
Mengapa disebut Hari raya Qurban, dan mengapa Pula disebut Hari raya Idul Adha ?
Qurban berasal dari kata Qoroba yang berarti dekat, jadi disebut Hari raya Qurban karena pada Hari Ini banyak amalan yang bisa kita lakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah سبحانه وتعالى.
Sedangkan Kata Adha berasal dari kata Udhiyyah yaitu menyembelih binatang, jadi disebut Hari raya Adha karena Pada Hari ini kita sebagai Umat islam disunatkan untuk melaksanakan penyembelihan binatang.
Hadirin Jama’ah Sholat Idul Adha yang dimuliakan Allah سبحانه وتعالى
Ada banyak amalan yang bisa kita lakukan pada hari ini antara lain :
1. Mengumandangkan takbir (Takbiran ),.
Dan waktu untuk mengumandangkan takbiran itu juga terbagi menjadi dua macam :
• Takbir Muqoyyad , yaitu takbiran yang dilakukan pada waktu - waktu tertentu, ( setelah Sholat Fardlu) , dimulai pada tanggal 09 Dzul Hijjah ( Hari Arofah ) sesudah Sholat Subuh sampai tanggal 13 Dzul Hijjah ( Hari ke-tiga Tasyriq ) setelah Sholat Ashar.
• Takbir Muthkak, yaitu takbiran yang dilakukan tanpa dibatasi waktu, dilaksanakan pada tanggal 10 Dzul Hijjah ( Malam Hari raya Idul Adha ), dimulai dari masuk waktu Maghrib sampai menjelang pelaksanaan Sholat Idul Adha.
Ada Dua versi riwayat dalam bacaan Takbir yaitu :
a. Menurut Madzhab Syafi’ii,
ألله أكبر ألله أكبر ألله أكبر لآاله الاالله والله أكبر ألله أكبر ولله الحمد
b. Menurut Madzhab Hanafi dan Hanbali
ألله أكبر ألله أكبرلآاله الاالله والله أكبر ألله أكبر ولله الحمد
Dalam sebuah hadits diterangkan :
قال صلى الله عليه وسلم : من احيا ليلة الفطر و ليلة الاضحى محثسبالم يمت قلبه يوم تموت القلوب رواه الطبراني
Artinya : Rosulullah صلى الله عليه وسلم bersabda : barang siapa yang menghidupkan malam idul fitri dan idul adha dengan mengharap pahala dari Allah سبحانه وتعالى , maka hatinya tidak akan mati pada hari banyaknya hati yang mati. ( HR. Imam Thobaroni ).
Hadirin Jama’ah Sholat Idul Adha yang dimuliakan Allah سبحانه وتعالى
2. Sholat Idul Adha, Hukumnya sunnah dan dilaksanakan pada tanggal 10 Dzul Hijjah setelah Sholat Subuh ( Waktu Sholat Dhuha ), sholat Idul Adha mulai disyariatkan pada tahun 1 hijriah.
عن انس قال : قدم رسول الله صلى الله عليه وسلم المدينه ولهم يومان يلعبون فيها ,فقال : ما هذان اليومان؟ قالواكنا نلعب فى الجاهليه , فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ان الله قد ابدلكم خيرا منهما : يوم الاضحى ويوم الفطر رواه اب داود
Artinya : Dari Anas رضي الله عنه , dia berkata : Rasulullah صلى الله عليه وسلم datang ke madinah dan mereka ( penduduk madinah ) mempunyai dua hari yang digunakan untuk bermain - main. Kemudian Rasulullah صلى الله عليه وسلم berkata kepada mereka : Dua hari apakah ini ? Mereka menjawab: Kami bermain - main pada zaman jahiliah , kemudian Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda : Sesungguhnya Allah telah menggantikan yang lebih baik dari pada keduannya untuk kalian yaitu idul adha dan idul fitri (HR Abu Dawud).
Tata cara Sholat Idul Adha sama dengan Sholat Idul Fitri namun ada beberapa perbedaan ketentuan antara lain;
• Sholat Idul Adha itu lebih baik dilaksanakan agak pagi agar lebih cepat untuk bisa melakukan penyembelihan binatang kurban, sedangkan sholat Idul Fitri lebih baik dilaksanakan agak siang untuk memberi kesempatan kaum muslimin membayar zakat fitrah.
• Sebelum sholat Idul Adha tidak disunatkan makan, sedangkan sebelum sholat Idul Fitri disunatkan makan terlebih dahulu.
Hadirin Jama’ah Sholat Idul Adha yang dimuliakan Allah سبحانه وتعالى
3. Berkurban, menyembelih binatang kurban berupa kambing , sapi , atau unta dilaksanakan mulai tanggal 10 Dzul Hijjah (setelah sholat idul adha), sampai temggelamya matahari pada tanggal 13 Dzul Hijjah ( Hari ketiga Tasyriq ). Penyembelihan dilakukan pada siang hari dan dimakruhkan penyembelian yang dilakukan malam hari.
Hukum berkurban adalah sunnah muakkad ( Sunat yang dikukuhkan ) bagi umat islam namun bagi rasulullah صلى الله عليه وسلم, hukum berkurban adalah wajib sebagaimana sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم , yang berbunyi :
امرت بلنحروهوسنة لكم رواه التر مذي
Artinya : Aku diperintahkan (diwajibkan) untuk berkurban dan berkurban itu hukumnya sunnah bagi kalian (HR. imam Turmudzi).
Namun tidak semua binatang bisa digunakan untuk kurban karena ada syarat - syarat tertentu:
a. Domba (Wedus Gibas), harus sudah berumur satu tahun dan masuk tahun kedua atau sudah pernah lepas giginya.
b. Kambing jawa (Wedus Kacang), harus sudah berumur dua tahun dan masuk tahun ketiga.
c. Sapi, harus sudah berusia Dua tahun masuk tahun ke tiga dan menurut sebagian pendapat harus sudah berumur tiga tahun dan masuk tahun ke empat.
d. Unta , harus sudah berumur lima tahun dan masuk tahun ke enam.
Seekor kambing bisa digunakan berkurban untuk satu orang sedangkan sapi dan unta bisa digunakan berkurban untuk tujuh orang sebagaimana riwayat dari Jabir ra.
عن جابرra قال نحرنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم بالحديبية البدنة عن سبعة والبقرة عن سبع رواه مسلم
Artinya : Dari Jabir رضي الله عنه; Dia berkata " Dalam perjalanan dari hudaibaiyyah kami bersama Rasulullah صلى الله عليه وسلم berkurban unta untuk tujuh orang dan sapi untuk tujuh orang " (HR. Imam Muslim).
Sekalipun tidak semua Binatang Bisa dijadikan Kurban namun ada salah satu pendapat yaitu pendapat dari Imam Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa berkurban itu boleh dengan binatang apapun yang halal asalkan bisa dialirkan darahnya yaitu dengan disembelih.
أعوذبالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم
بارك اللّٰه لي ولكم ولسائرالمسلمين ونفعني بما فيه من الايت والذكر الحكيم وتقبل مني ومنكم تلاوته انه هو السميع العليم وقل رب اغفر وارحم وأنت أرحم الراحمين
Rahasia Sukses Nabi Ibrahim As
Kajian Islam Aswaja
Rahasia Sukses Nabi Ibrahim As
( Bangun Limas Segitiga dalam Kesuksesan Nabi Ibrahim As )
Oleh : Yusron Hasan Mansur
Kita semua sudah memahami bahwa di antara dua puluh lima Rosul yang diutus oleh oleh Allah SWT itu ada salah satu Nabi yang selalu disebut oleh Umat Islam ketika Sholat Fardlu Yaitu : Nabi Ibrahim AS, mungkin kita bertanya-tanya, ada apa di balik penyebutan Nabi Ibrahim AS tersebut? Nabi Ibrahim merupakan salah satu Nabi yang banyak mengalami peristiwa fenomenal dan monumental yang dikenang oleh umat Islam sepanjang zaman, tahukah kita apa saja kisah monumental yang dialami oleh Nabi Ibrahim AS? Lalu apa rahasia dibalik kesuksesan Nabi Ibrahim AS dalam menjalani peritiwa tersebbut? dan apa teladan yang bisa kita ambil dari kisah Nabi Ibrahim AS ? marilah kita bahas satu-persatu,
Setidaknya ada tiga peristiwa monumental keberhasilan yang bisa kita teladani dari kisah yang dialami oleh Nabi Ibrahim AS dalam melaksanakan perintah Allah SWT yaitu :
1. Melaksanakan Qurban ( menyembelih putranya yang bernama Nabi Ismail AS )
Dalam suatu riwayat dicritakan bahwa Nabi Ibrahim AS. brmimpi agar melaksanakan nadzarya yaitu menyembelih Putra Beliau yang bernama Ismail, semula Beliau mengaggap bahwa mmpi tersebut hayalah tipudaya setan akan tetapi setelah mimpi tersebut teradi berulag sampai tujuh hari berturut-turut maka Beliaupu percaya akan kebenaran mimpi trsbut.
Setelah yakin akan kbearan mimpinya Nabi Ibrahim-pun akhirya melaksanakan perintah tersebut sekalipun akhirnya Nabi Ismail AS tidak jadi disembelih dan diganti oleh Allah SWT dengan seekor domba yang di bawa oleh Malaikat Jibril dari langit yang meurut sebagian riwayat adalah domba pegorbanan Habil Putra Nabi Adam AS. Kisah tersbut ditrangkan dalam Al-Qur’a Surat Ash-Shooffat ayat : 102 s.d 111
2. Keberhasilan membuat sebuah peradaban baru
Ketika Nabi Ismail masih bayi, Nabi Ibrahim mendapatkan perintah dari Allah SWT agar hijrah dengan membuka kota baru yaitu Makkah.Nabi Ibrahim-pun mmbawa Istriya yang berama Hajar dan putraya yang bernama Ismail berhijrah dari Palestina ke Makkah yang dalam keadaan masih gersang dan belum berpenghui. Setelah sampai di Makkah Nabi Ibrahim kembali ke Palestiana untuk berdakwah dan meninggal anak dan istrinya mentap di Makkah.
Setelah beberapa tahun di Palestina kemudian Nab Ibrahim AS menetap di Makkah bersama Istri dan Anaknya dan Beliau mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk membangun ka’bah yang tetap ada hingga zaman sekarang ini.,kisah ini disebutkan dalam firman Allah SWT Surat Al-Baqoroh ayat :35 s.d 37
3. Keberhasilan mendidik Anak dan semua keturunannya
Hampir semua keturunan Nabi Ibrahim AS menjadi seorang Nabi dan Rosul di antaranya adalah : Nabi Ismail AS, Nabi Ishaq As, Nabi Ya’kub AS, Nabi Yusuf AS dan termasuk juga Nabi Besar Muhammad SAW
Tentunya ke-tiga keberhasilan tidak bisa terjadi secara instan dan secara kebetulan, semua itu membutuhkan perjuangan yang luar biasa, selain semua terjadi atas pertolongan Allah SWT secara syariat ada sebuah rahasia di balik keberhasilan Nabi Ibrahim AS untuk mencapai ketiganya.yaitu :
1. Melaksanakan Perintah Allah SWT berupa Qurban beliau didukung oleh seorang istri yang luar biasa bernama Siti Hajar yang memposisikan dirinya sebagai istri dan Ibu dari Nabi Ismail AS yang ketiganya langsung terhubung kepada Allah SWT
Tak ada satupun Ibu yang rela anaknya dijadikan sebagai kurban, namun sebaai seoran Ibu dari Ismail dan sekalus Istr dari Nabi Ibrahim AS. Siti Hajar tahu bahwa semua itu adalah perintah Allah SWT maka belaupun merelakan kalau anaknya tercnta yan bernama Ismal harus dikorbankan.ini terjadi karena kuatnya keimanan yan ada pada Sti hajar,
2. Membuat peradaban baru beliaupun didukung oleh istri yang selalu setia dan tulus untuk berpindah dari Negeri Palestina yang makmur ke tempat baru yang belum ada tanaman ataupun makanan sama sekali.
3. Mendidik Putranya menjadi Nabi Beliau didukung oleh istri beliau dan juga berkedudukan sebagai Ibu dari Putra Beliau yang selalu tulus mendidik anaknya dan mendo’akannya.
Dari ke-semua itu dapat kita ambil beberapa kesimpulan bahwa :
1. Keberhasilan seseorang selalu didukung oleh perjuangan orang lain dan ke-dua pihak harus terhubung langsung kepada Allah SWT
2. Seorang suami tidak akan berhasil dalam perjuangannya tanpa dukungan seorang istri, maka disebutkan dalam sebuah ungkapan “ di balik keberhasilan seseorang maka berdiri tegak seorang Istri yang tangguh”
Kita bisa melihat bagaimana kegagalan Nabi Nuh AS dan Nabi Luth AS dalam berdakwah dan mendidik putranya, semua itu terjadi karena tidak adanya dukungan dari seseorang yang harus terhubung kepada Allah SWT yaitu seseorang Istri
3. Seorang anak tidak akan bisa berhasil tanpa dukungan seorang Ibu “ di balik keberhasilan seorang anak berdiri tegak di belakangnya seorang ibu yang sangat tangguh “
Seorang anak tidak akan bisa berhasil tanpa restu dari orang Tua khususnya dari seorang Ibu, keberhasilan anak adalah merupakan keberhasilan orang Tua khususnya Ibu yang senantiasa selalu mendo’akannya setiap saat.begitu hebatnya seorang Ibu sampai Rosulullah bersabda :
الجنة تحت أقدام الأمهات
Artinya : Sorga itu berada di bawah telapak kaki para Ibu
Dalam dunia pendidikan keberhasilan akan tercapa apabila semua steakholder saling bekerja sama dan terhubung langsung kepada Allah SWT meliputi :
1. Pendidik ( Guru ) : Dia harus mengajar dan mendidik secara tulus,mempunyai hubungan langsung kepada Anak didik dengan rasa kasih sayang, harus terhubung dengan Wali Murid dengan saling mengeal dan interaksi yang baik, selain itu dia juga harus terhubung kepada Allah SWT dengan banyak mendo’akan siswa-siwinya agar menjadi Anak yang sholeh dan sholehah
2. Wali Murid : terhubung langsung dengan anaknya dengan membiayai dari nafkah yang halal, terhubung dengan Guru dengan baik dan saling mengenal untuk menghindari kesalhfahaman, selain itu wali murid juga harus terhubung langsung kepada Allah SWT dengan banyak mendo’akan putra-putrinya.
3. Siswa : terhubung dengan orang tuanya sebagai anak dengan banyak berbhakti dan menuruti perintahnya selama di rumah atau di manapun, terhubung dengan Guru sebagai pendidik dengan cara memperhatikan pelajaran yang disampaikan oleh Guru ketika di sekolah dan mempelajarinya kembali ketika di Rumah, selain itu siswa juga harus terhubung langsung kepada Allah SWT dengan banyak berdo’a demi keberhasilannya.
Bila semua komponen telah terhubung dengan baik maka akan terbentuklah sebuah segitiga, dan ketika semua sudut sudah terhubung ke-atas maka akan terbentuklah sebuah limas segitiga yang merupakan bangun ruang yang sangat istimewa, begitu pula ketika ke-tiga komponen yang telah terhubung bisa terhubung semuanya kepada Allah SWT maka In sya Allah akan dicapai sebuah kesuksesan yang luar biasa.
Was Salam
Hikmah Pernikahan
Kajian Islam Aswaja
Bapak,Ibu Dewan Guru dan teman2ku yang berbahagia
, dalam kesempatan kali ini saya akan menyampaikan pidato dengan tema pernikaha,
apakah yang disebu dengan pernikahan itu? Apa hum dari pernikahan? Dan bagaimana
caranya agar setelah menikah kita bisa mencapai keluarga bahagia? Marilah kita
bahas satu persatu
Bapak,Ibu Dewan Guru dan teman2ku yang berbahagia Hukum asal;
menikah memanglah mubah namun kemudian hukum tersebut berubah sesuai dengan
situasi dan kondisi yaitu : 1. Sunat Yaitu : bagi mereka yang sudah mempunyai
kemampuan untuk menafkahi keluarga dan dia tetap bisa menjaga dirinya dari
perzinahan sekalipun dia belum menikah. Rosulullah bersabda dalam salah satu
hadits : Artinya : Nikah adalah sunnahku, maka barang siapa benci kepada sunahku
maka dia bukanlah termasuk golonganku. 2. Wajib yaitu : bagi mereka yang sudah
mempunyai kemampuan untuk menafkahi keluarga dan bila tidak menikah maka ada
ketakutan akan erjerumus dalam kemaksiatan seperi perzinahan dan lain-lain maka
orang yanmg dalam kondisi seperi ini baginya menikah karena dengan menikah maka
akan terhindar dari perzinahan. Artinya : Wahai golongan para pemuda, apabila i
antara kamu ada yang telah memiliki kemampuan berniaga ( untuk berkeluarga )
maka hendaklah dia menikah, karena sesungguhnya menikah itu bisa memejamkan maka
( dari pandangan kemaksiatan )dan bisa menjaga kehormatan 3. Makruh yaitu : bagi
mereka yang belum punya kemampuan untuk menafkahi keluarga, belum punya
penghasilan apapun , maka makruh baginya menikah karena dikhawairkan akan
menambah beban dalam hidupnya. 4. Haram yaitu bagi mereka yang belum mempunyai
kemampuan untuk menafkahi keluarga dan bila menikah mereka hanya berniat ingin
menyakiti orang yang akan dinikahinya.
Bapak,Ibu Dewan Guru dan teman2ku yang berbahagia
Pernikahan merupakan suatu ritual ibadah yang mempersatukan dua jenis
manusia dengan karakter dan sifat yang berbeda karena tidaklah mudah untuk
menyatukannya. Lalu bagaimanakah caranya agar pernikahan itu menjadi pernikahan
yang bahagia dan bisa membentuk rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rohmah.
Ada tiga pesan yang ingin saya sampaikan sebagaiman teori yang ada dalam ilmu
matematika : 1. Harus saling mengisi dan saling melengkapi Dalam Aljabar kita
mengenal sebuah penjumlahan X + Y = C, c adalah konstanta yang ingin kita capai
dalam keluarga kita , sedangkan X ibarat Suami dan Y Ibarat Istri, dalam
keluarga tentunya kita ingin mendapatkan nilai terbaik misalkan 100, bila X
hanya bernilai 40 maka nilai Y harus bisa mencapai 60 dan seterusnya. 2. Harus
saling komunikasi dan saling percayaa Dalam Ilmu Geometri kia mengenal bangun
sgiiga yang ke-tiga titik sudutnya saling terhubung, begiupula dalam keluarga
kita harus bisa membentuk seperti segitiga yaitu antara suami, istri dan Orang
Tua atau merua. 3. Selalu ingat kepada Allah dalam segala siuasi dan kondisi
Dalam Aritmatika kia diajari bahwa ketika ada operasi hitung campuran maka yang
harus dikerjakan terlebih dahulu adalah bilangan berpangkat agar operasi hitung
yang kita lakukan bernilai benar, kita tahu bahwa pemilik pangkat atau tahta
tertinggi adalah Allah SWT karena itu dalam memperhitungkan sesuau maka kita
harus selalu mendahulukan Allah SWT agar hasil yang kita dapakan selalu bernilai
kebaikan. Apabila ke-tiga pesan tersebut kita lakukan maka insya Allah kita akan
bisa menggapai keluarga nbahagia, sakinah, mawaddah wa rohmah, Amiin. Bapak,Ibu
Dewan Guru dan teman2ku yang berbahagia Demikianlah pidato singkat yang dapat
saya sampaikan semoga bermanfat, Amin
Sambutan Penyerahan
Kajian Islam Aswaja
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memempersatukan dua insan dalam satu ikatan suci yaitu pernikahan atas segala rahmatdan taufiqnya kepada kia sehingga kita bisa berkumpul dalam sebuah acara yang sangat sakral yaitu pernikahan anak......dengan ......
Sholawat serta salam semoga senantiasa terhadiahkan kepada Nabi Muhammad SAW yang hari ini salah satu sunnahnya telah diikuti oleh ke-dua mempelai yang berbahagia
Sebagai wakil dari Rombongan pengantin pura kami mengucapkan terima kasih atas sambutan tuan rumah kepada kami yang begitu luar biasa semoga semuanya mendapat ridlo dari Allah SWT. Amiin
Tak lupa kami mohon maaf atas segala kekurangan kami besera rombongan baik itu berupa tingkah laku, ucapan aau juga bingkisan yang kami bawa karena kami tidak membawa apa2 hanya membawa oleh2 istimewa yaitu mempelai putra.
Selanjutnya kami mewakili keluarga besar pengantin putra ingin menyerahkan secara simbolis mempelai putra kepada keluarga mempelai putri semoga bisa diterima, dibina dan dididik dengan baik untuk menggapai impian mereka berdua yaitu keluarga sakinah mawaddah wa rohmah, amiin
Bapak ibu hadirin yang dirahmati Allah SWT, kiranya itu yang bisa saya sampaikan mohon maaf atas segala kekurangan.
Sambutan Penerimaan
Puji Syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga kita bisa bertemu dalam suasana yang penuh dengan kegembiraan dalam rang pernikahan ke-dua mempelai yaitu.......................... dan...............
Kasih sayang dan keselamatan dari Allah SWT semoga senantiasa teranugerahkan kepada Nabi SAW sang pembawa risalah yang akan mengantarkan kita menuju kebahagiaan abadi yaitu kehidupan di sorga nanti
Bapak ibu hadirin yang dirahmati Allah SWT kami sebagai tuan rumah menyampaikan ribuan terima kasih kepada Bapak, Ibui Saudara dan saudari rombongan pengantin Putra
Selasa, Mei 14, 2019
Memberi Makanan Untuk Berbuka Puasa
Kajian Islami
السلام
عليكم ورحمة الله وبركاته
بسم الله الرحمن الرحيم
Pada
Bulan Romadlon kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan
pahalnya oleh Allah سبحانه وتعالى karena itu
sebisa mungkin kita harus senantiasa melakukan kebaikan termasuk dengan dengan
memberi makanan ( ta’jil ) kepada orang yang sedang berpuasa.
Orang
yang memberi makanan untuk berbuka kepda orang yang sedang berpuasa maka orang
tersebut akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukan
puasa,jadi bila yang diberi makanan untuk berbuka adalah sepuluh orang maka
orang yang memeberi makanan akan mendapatkan pahala sepertu sepuluh orang yang
melakukan puasa.dalam salah satu hadits disebutkan :
عن زيد بن خالد الجهني رضي
الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال :من فطر صائما كان له مثل اجره غيرانه
لاينقص من اجر الصائم شيئ , رواه الترمذي
وقال: حديث حسن صحيح
Artinya
: Dari Zaid Bin Kholid Al-Juhni رضي الله عنه, dari Nabi صلى
الله عليه وسلم, Beliau bersabda : Barang siapa memberi makanan untuk berbuka
kepada orang yang sedang berpuasa maka dia akan mendapatkan pahala seperti
orang yang berpuasa tanpa mengurangi sesuatupun dari pahala orang yang berpuasa
( HR imam Turmudzi dan dia berkata bahwa hadits ini adalah hasan dan shoheh )
Selain
itu ketika kita mau makan bersama dengan orang yang sedang berpuasa maka kita dido’akan
oleh para Malaikat agar mendapatkan ampunan dari Allah سبحانه وتعالى sebagaimana diterangkan dalam satu hadits yang
berbunyi :
عن انس رضي الله عنه ان النبي صلى الله عليه وسلم حاء الى سعبد ابن
عبادة رضي الله عنه فجاء بخبز وزيت فأكل ثم قال النبي صلى الله عليه وسلم : افطر
عندكم الصائمون وااكل طعامكم الأبرار وصلت عليكم الملئكة ¸ رواه أبوداودباسناد
صحيح
Artinya
: Dari Anas رضي
الله عنه bahwa sesungguhnya Rosulullah صلى الله عليه وسلم datang kepada said Bin Ubadah رضي الله عنه, lalu dia datang dengan membawa roti dan minyak zaiatun dan
dimakannya, kemudian Rosulullah صلى الله عليه وسلم bersabda : telah berbuka bersamamu
orang-orang yang sedang berpuasa, orang-orang yang baik telah memakan makanan
kalaian, dan Malaikatpun membacakan sholawat ( memohonkan ampunan) untuk
kalian. ( HR Abu dawud dengan sanad yang shoheh )
Dalam
riwayat yang lain diterangkan bahwa orang yang mau memberi makan sampai kenyang
dan memberi minum samapai segar ( bukan hanya kepada orang yang sedang berpuasa
) maka dia akan dijauhkan dari neraka sejauh empat ribu Sembilan ratus tahun
perjalana.
عن عبد الله عمر وبن العاص رضي الله عنهما ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال :من اطعم
اخاه من الخبز حتى يشبعه وسقاه من الماء حتى يرويه بعد من النار سبع خنادق كل خندق
مسيرة سبعمائةعام , اخرجه النسائي والطبراني والحاكم والبيهقي
Artinya
:Dari Abdullah Bin Umar Bin Ash رضي الله عنه, sesungguhnya Rosulullah صلى الله عليه وسلم bersabda : barang siapa memberi makan
saudaranya ( sesama Muslim ) dengan roti sampai kenyang, member minum sampai
segar maka dia dijauhkan dari neraka sejauh delapan Khondaq ( parit ) dan jarak
setiap parit adalah tjuh ratus tahun perjalanan ( hadits dikeluarkan oleh Imam
Nasa’I, Imam Thobaroni,Imam Hakim dan Imam Baihaqi )
Dari
beberapa hadits di atas tidak dijelaskan bahwa yang diberi makan itu harus
orang lain berarti boleh siapapun saja, dengan demikian bila seorang istri
memasak untuk suaminya, seorang ibu memasak untuk anak-anaknya ataupun bisa
jadi seorang pembantu yang memask untuk majikannya maka itu juga bisa
mendapatkan keutamaan sebagaimana yang diebutkan dalam beberapa hadits di atas
asalkan diniati dengan niat yang tulus.
والله اعلم بالصواب
واالسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Untuk
artikel yang lain bisa dilihat di: www.yusronhasanmansur.blogspot.co.id
Senin, Mei 06, 2019
Hukum Bangkai Hewan
Kajian Islami
السلام
عليكم ورحمة الله وبركاته
بسم
الله الرحمن الرحيم
فصل
: ألحيوانات كلها تنجس بموتها الا الأدمي والسمك والجراد والمأكول المذبوح ان ذبح
ذبحا شرعا وجلودها تطهر بالدباغ ظاهرا وباطنا الا جلد الكلب والخنزير والمتولد
منهما أو من أحدهما واذا دبغ الجلد ولم يغسل بعد دبغه صار متنجسا فلا يحل استعماله
مع الرطوبة ولاتصح الصلاة معه الا بعد غسله
Artinya semua binatang itu menjadi
najis bila mati kecuali anak Adam ( Manusia ),Ikan, Belalang
dan binatang yang bisa dimakan bila disembelih dengan penyembelihan sesuai
syara’ . Dan kulit bangkai ( binatang yang mati tanpa disembelih ) itu bisa
menjadi suci dengan cara disamak kecuali kulit anjing, kulit babi hutan dan
binatang yang lahir dari anjing dan babi atau salah satunya, dan bila kulit
bangkai itu sudah disamak tetapi setelah disamak tidak dicuci maka hukumnya
adalah mutanajjis karena itu tidak boleh dipakai dalam keadaan basah dan tidak
sah sholat dengan membawa kulit tersebut kecuali sesudah mencucinya.
Keterangan :
Semua binatang baik yang boleh dimakan ataupun
tidak boleh dimakan itu bila mati maka hukumnya adalah najis,kecuali beberapa
binatang yaitu :
1.
Anak
Adam ( Manusia )
Maksudnya
: Bangkai manusia
hukumnya adalah suci ( tidak najis ) asalkan tidak ada darah atau kotoran yang
menempel pada badan si-mayit, bila ada kotoran atau darah yang menempelpada si
Mayit maka jasad si-mayit itu menjadi Mutanajjis karena itu najisnya harus
dibersihkan, sedangkan memandikan mayit itu bukan untuk mensucikan jasad tetapi
untuk mensucikan ruhnya.
2.
Ikan
Maksudnya
: Ikan itu bila mati maka tidak menjadi najis,karena itu sekalipun ikan itu mati
dengan sendirinya maka hukumnya tetap boleh dimakan dan bila terkena pakaian
maka pakaiannya tetap suci.
3.
Belalang
Maksudnya
: Belalang yang mati karena dipukul, terjatuh ataupun yang lain hukumnya juga
tetap suci ( tidak najis ) dan tetap boleh dimakan.
4.
Binatang
yang bisa dimakan dan disembelih dengan cara yang benar menurut aturan syariat
Islam
Maksudnya
: Binatang yang bisa dimakan seperti kambing, sapi, ayam dan lain-lain itu bila
mati maka ada dua hukum yang berlaku yaitu :
a.
Suci
dan boleh dimakan apabila matinya adalah dengan cara disembelih sesuai dengan
aturan syariat islam ( untuk Tata cara Penyembelihan Binatang bisa dilihat di :
http://kembangan01.blogspot.com/search?q=tata+cara+penyembelihan )
b.
Najis
dan tidak boleh dimakan bila matinya adalah dengan cara disembelih tetapi
penyembelihannya tidak sesuai dengan aturan dalam syariat Islam, atau matinya
karena dipukul, dijepit ataupun yang lain. ( bukan karena disembelih )
Untuk binatang yang menjadi bangkai ( yang dihukumi najis ) maka ada
dua hukum yang berlaku yaitu :
1.
Kulitnya
bisa menjadi suci luar dan dalamnya dengan cara disamak,ini berlaku untuk
binatang yang bisa dimakan seperti kambing, sapi, kerbau dan sejenisnya atau
binatang yang tidak bisa dimakan tetapi waktu binatang tersebut hidup kulitnya
tidak najis seperti : singa, harimau dan lain-lain.
2.
Kulitnya tetap menjadi najis dan tidak bisa
disucikan dengan cara apapun, ini adalah untuk kulit binatang yang hukumnya
najis ketika binatang tersebut masih hidup seperti :anjing, babi hutan,
binatang yang terlahir dari persilangan antara babi dan anjing atau dari salah
satunnya, karena itu bila ada anjing, babi hutan mati maka kulitnya tidak bisa
disucikan.
Untuk kulit binatang yang sudah disamak maka kotoran yang menempel
dalam kulit binatang tersebut harus dibersihkan, dan bila kotoran yang menempel
di kulit tersebut belum dibersihkan maka kulit yang sudah disamak itu belum
boleh dipergunakan untuk sholat ataupun yang lain ketika kulit tersebut masih
basah karena hukum dari kulit tersebut adalah mutanajjis ( benda yang terkena
najis ) karena itu maka harus dibersihkan terlebih dahulu najis yang ada
sebelum digunakan untuk sholat ataupun yang lain.
Apabila ada orang sholat dengan membawa kulit yang sudah disamak
tetapi masih ada kotoran yang menempelpada kulit tersebut maka sholatnya tidak
sah.
والله أعلم
بالصواب
والسلام عليكم
ورحمة الله وبركاته
Penulis : Yusron Hasan bin H. Ahmad Mansur
Sumber :1. الرياض البديعة karya : Syaikh Muhammad Hasbullah
Langganan:
Komentar (Atom)

